NUR FAJRINA FEBBRYANI
(16.40605.018)
LOKAL A
Hakikat Bahasa
Bahasa adalah alat yang sistematis untuk menyampaikan gagasan /
perasaan dengan memakai tanda – tanda, bunyi – bunyi, gesture yang berkaitan
dengan mimic atau tanda – tanda yang disepakati dan mengandung makna yang dapat
dipahami.
1) Bahasa
sebagai system
Maksudnya bahwa terdiri dari unsur – unsur atau komponen –
komponen teratur dan menurut pola tertentu.
Contohnya
: bersistematis yaitu tersusun oleh polanya.
a.
Saya = sistematis dan memiliki makna
Yasa = tidak sistematis dan tidak memiliki makna
Aasy = tidak sistematis dan tidak memiliki makna
2) Bahasa
sebagai lambang
Lambang – lambang bahasa diwujudkan dalam bentuk bunyi, yang
berupa satuan – satuan bahasa seperti kata / gabungan kata.
Contohnya
: Bendera merah putih
a.
Merah = berani
Putih = suci
3) Bahasa
adalah bunyi
Sistem bahasa itu berupa lambang yang diwujudkan berupa bunyi.
Yang dimaksud dengan bunyi pada bahasa / termasuk lambang bahasa adalah bunyi
yang bukan dihasilkan alat ucap manusia tidak termasuk bunyi bahasa.
Contohnya
: Bunyi teriakan, bersin, batuk, dan lain – lain.
4) Bahasa
itu bermakna
Telah dibicarakan tadi bahwa bahasa itu adalah system lambang ,
oleh karena itu lambang – lambang itu mengacu pada suatu konsep , ide, atau
pikiran, maka dapat dikatakan bahwa bahasa itu mempunyai makna.
Contohnya : kuda = berkaki empat binatang peliharaan sebagai
alat transportasi.
5) Bahasa
itu arbitrer
Arbitrer adalah sembarang, sewenang – wenang, maka suka,
berubah – ubah. Maksudnya adalah tidak ada hubungan wajib antara lambang bahasa
dengan konsep atau pengertian yang dimaksud lambang tersebut misalnya kita
tidak bisa menjelaskan hubungan antara lambang bunyi (air) dengan benda yang
dilambangkan yaitu benda cair yang diapakai.
Contohnya
: kuda yang disebut oleh orang
6) Bahasa
itu konvensional
Telah kita bahas sebelumnya bahwa hubungan antara lambang bunyi
dengan yang dilambangkan bersifat, arbitrer, tetapi penggunaan lambang tersebut
untuk suatu konsep tertentu bersifat konvensional.
Contohnya:
Semua masyarakat jawa menyebut pesawat dengan sebutan kapal terbang.
7) Bahasa
itu bersifat produktif
Maksudnya adalah walaupun unsur – unsur bahasa itu terbatas,
tetapi dengan unsur – unsur yang jumlahnya terbatas itu dpat dibuat satuan –
satuan bahasa yang jumlahnya tak terbatas, meski secara relattif, sesuai dengan
yang berlaku pada basa itu.
Contoh;
Galau,alay lebay
8) Bahasa
itu unik
Unik artinya mempunyai ciri khas yang spesifik yang tidak
dimiliki oleh orang lain. Artinya setiap bahasa mempunyai ciri khas tertentu
yang tidak dimiliki bahasa lain.
Contoh;
Bahasa banjar berbeda dengan bahasa jawa.
9) Bahasa
itu universal
Artinya ada ciri yang sama dimiliki oleh setiap bahasa di
dunia. Karena bahasa itu berupa ujaran, maka ciri universal dari bahasa yang
paling umum adalah bahwa bahasa itu mempunyai bunyi bahsa yang mempunyai bunyi
bahasa yang terdiri dari vocal dan konsonan.
Contoh;
I love you dengan aishiteru
10) Bahasa
itu dinamis
Karena keterkaitan bahasa itu dengan manusia, sedangkan dalam
kehidupan bermasyrakat kegiatan itu tidak tetap dan selalu berubah, maka bahasa
itu juga ikut berbah, menjadi tidak tetap , menjadi tidak statis. Karena itulah
bahasa itu disebut dinamis.
Contoh;
download dan upload berubah menjadi unduh dan unggah
11) Bahasa
itu bervariasi
Anggota suatu masyrakat beraneka ragam , ada yang berpendidikan
ada yang juga yang tidak, ada yang berpropesi sebagai dokter, petani,nelayan,
dan sebagainya. Oleh karena latar belakang dan lingkungan yang tidak sama maka
bahasa yang mereka gunakan bervariasi atau beragam.
Contoh; pedagang sate Madura dengan pedagang sate banjar
menyebutkan kata satenya berbeda. Pedagang Madura ( Te-Satte), sedangkan
pedagang Banjar ( Sate ).
12) Bahasa
itu manusiawi
Maksudnya adalah bahwa alat komunikasi manusia yang namanya
bahasa adalah bersifat manusiawi, dalam arti hanya milik manusia dan
hanya dapat digunakan oleh manusia.
Contohnya
: hanya di miliki oleh manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar